
Bagaimana rasanya ditinggalkan orang yang anda sayangi? Saya pernah tahu. Rasanya lebih baik anda juga ikut mati. Segera! Bagaimana rasanya berada disebelah orang yang anda suka? Saya juga tahu. Rasanya tidak beda jauh dengan kehilangan. Adrenalin anda akan terpacu tapi itu positif. Jika begitu keadaannya lebih baik saya diberi umur panjang.
Apalagi? Bagaimana rasanya memiliki pacar? Saya sudah sekian kali. Biasa saja. Tapi yang tidak biasa jika anda ditolak ketika meminta seseorang menjadi pacar anda. Rasanya hampir sama seperti jawaban dari pertanyaan pertama, tapi sifatnya temporer.
Bercinta? Anda pernah bercinta? Bagaimana rasanya? Nikmat. Saya mencari apa kata yang lebih kuat daripada kata nikmat. Pokoknya nikmat. Rasakan saja sendiri. Apalagi? Selingkuh? Jangan coba-coba. Tapi saya pernah. Rasanya hampa. Tidak ada kenikmatan selain secara jasmani. Jadi percuma.
Menikah muda. Bagaimana rasanya?
Di Juve ada pirlo loh nak. Biar ada yang perhatikan. RT @ivantarunas Hatimu di Milan nak, yuk mari merapat RT ... http://t.co/30dRlWSV
10 Responses to “Bagaimana Rasanya?”
if someone we loved gone, it’s feels like nothing james
and for a few day i can’t pray…
mungkin normal karena sy juga seperti itu. when i wrote this, i still feel nothing.
bahkan sebatang rokok pun maupun segelas sopi tidak bisa membantu disaat itu…
karena itu bukan teman yang bisa diajak bergumul.
don’t you ever cheating on your girl anymore, james…
it’s terrible!
aye
thanks sudah mau mampir. sudah pernah tau rasanya punya blog? enak loh
dan sekarang saya sudah sedikit tau rasanya punya blog…:p
interesting.. i like it..
jadi rasanya seperti apa?
rasanya semangat sekali untuk menjalani hari yang cerah ceria?
ya, sangat semangat menjalani hari yang ceria sebelum terkena dampak sms ajaib itu :p
quite interesting, i think i can write anything i want..