
Sudah banyak yang terlewati. Sudah sekitar 10 hari saya di sini. Sudah banyak orang yang saya temui. Semakin banyak orang, semakin banyak kisah. Semakin banyak kisah, semakin banyak yang harus dituliskan. Tapi, sayangnya, niat untuk menulis belum di waktu yang tepat. Kesimpulannya: kosong. Saya lagi tidak bisa berpikir jernih. Ketakutan saya, tulisan ini hanya omong kosong. Nanti malah dibilang bodoh. Nothing is everything, kata Wimar Witoelar. Lega.
Dalam yoga, untuk mencapai konsentrasi yang tinggi kita diharuskan mengosongkan pikiran. Mengosongkan pikiran berarti tidak memikirkan apapun? Apakah itu mungkin? Omong kosong.
Saya rasa maksudnya adalah memusatkan pikiran, artinya dalam proses melakukan yoga, pikiran hanya terfokus pada tubuhnya secara keseluruhan. Tidak memikirkan hal-hal yang mungkin mengganggu konsentrasi. Omong-omong tentang yoga, katanya kegiatan itu dilakukan untuk mengenal diri. Sifatnya spritual. Oh iya, katanya lagi, dengan mengenal diri kita mampu mengenal Tuhan. Katanya dan katanya. Saya kurang percaya diri untuk berkata-kata.
Jadi, dengan mengosongkan pikiran, itu, akan berujung pada pengenalan terhadap Tuhan. Mengapa jadi serumit ini? Kalau saya, sih, yang selama ini saya imani adalah dengan mencintai seseorang disitu Tuhan ada. Kita hanya bisa mengenal suatu sosok jika sosok itu ada, bukan?
Dua orang, bahkan tiga orang. Bisa lebih. Bukankah cinta itu tak terbatas? Nah, kalau ini kata saya. ha ha ha. Love is God. Tidak usah repot-repot mengosongkan pikiran. Apalagi orang yang sering berpikir macam saya. Dan ketika mencintai, itu sangat mengganggu pikiran. Jadi jangan harap pikiran ini bisa kosong. Sepertinya saya ketahuan sedang memikirkan sesuatu.
Yah, begitu. Mudah-mudahan saya di jalan yang benar.
Ilustrasi di atas adalah karya saya. Diambil di pinggir sawah Pulutan Salatiga.
3 Responses to “Isi adalah Kosong”
Cinta tak terbatas?? agak ragu untuk sependapat dgn itu.. :p
Klo sya sih pikiran emang gak pernahh kosong, termasuk hati
biarpun statusnya kosong, saya sih gak yakin klo hatinya jg kosong… hehehe ^_*
Ashie: thanks sudah mampir. Kalau menurutmu, apa yang bisa membatasi cinta?
ha ha ha kalau kosong itu pasti tapi berisi yang tidak pasti.
Hmmm… Entahlah, saya sendiri jg bingung, hahaha
)
sepertinya cinta yg membatasi dirinya sendiri… Misalnya memilih akan jatuh cinta kepada siapa?
Bisa jg keadaan, yg membuat kita tak bisa berbagi atau mengungkapkan cinta itu… :p
hahaha itu maksudku, hatinya gak kosong, tapi diisi oleh ketidakpastian…