Memory is very important, the memory of each photo taken, flowing at the same speed as the event. During the work, you have to be sure that you haven't left any holes, that you've captured everything, because afterwards it will be too late.
Henri Cartier-Bresson

 
  • Message

    Some photographs on this blog I took randomly from the Internet and directly from its source. Mostly, the photographs of Henri Cartier-Bresson's work. That is because my admiration to his work on the world of photography. My original photographs can be found here.

  • Hakim Kali ye

    Siang ini saya mendapat pesan elektronik dari seorang teman. Isinya link ke sebuah album foto seseorang. Menurut banyak orang yang berkomentar disitu, foto-foto yang dipublikasikan di album adalah plagiat. Apakah
    Read More

  • Kapan Merit?

    Hampir setiap hari, sebenarnya sudah tiap hari, beberapa teman lama yang mengajak saya chatting di facebook dan ada juga yang secara langsung bertatap muka dengan saya bertanya “kapan merit/married?”, “kapan
    Read More

  • Bagaimana Rasanya?

    Bagaimana rasanya ditinggalkan orang yang anda sayangi? Saya pernah tahu. Rasanya lebih baik anda juga ikut mati. Segera! Bagaimana rasanya berada disebelah orang yang anda suka? Saya juga tahu. Rasanya
    Read More

  • Telepon Dari Mama

    Malam ini tante saya yang di Makassar ulang tahun. Saya menelepon mama untuk mengingatkan kalau hari ini saudaranya ulang tahun. Sesuai dugaan saya dia lupa. Setelah mengingatkan, telepon saya tutup.
    Read More

  • Bagaimana Jika Ada Komunitas Blogger?

    Saya berencana membuat komunitas blogger. Blogger istilah yang biasa digunakan buat pengguna blog. Keinginan saya ini dimotivasi oleh semangat ngeblog belakangan, ditambah beberapa teman yang cukup aktif ngeblog. Ini menarik.
    Read More

  • God Never Gives Up

    Dian. I feel comfortable talking with her for a few days. I admit that her sense of humor fits with my sense of humor. We may be perfect for each
    Read More

  • Bagaimana Tanpa Agama

    Ada sebuah anekdot, percakapan antara Tuhan dan setan, Tuhan: Setan, menyerahlah. Saya sudah mengutus anak ku ke dunia. Dia tidak terkalahkan. Orang-orang akan mengikuti jalannya. Setan: Saya tidak akan menyerah.
    Read More